Afternoon Chat With Om Dir

Dear diary…

Pada bulan Desember 2013 kemarin, saat study banding ke Bandung, daku luangkan sedikit waktu untuk bertamu ke workshop Contin. Pasti tau kan, Contin itu apa? πŸ™‚ Yup, salah satu merk lokal produk apparel buatan Indonesia yang sudah terkenal hingga luar negeri. πŸ˜€

Sebelum berangkat menuju Contin, daku sempatkan chat dengan Deny Duro aka Durex, yang juga kebetulan salah satu karyawan di Continmoto, sekedar memberi kabar kalau daku akan menuju ke sana. πŸ™‚

Sekitar 30 menit perjalanan dari Rumah Daun menuju workshop Contin, agak lama karena masih muter-muter nyari nomer rumahnya. πŸ˜† Begitu mendekati workshop, terlihat mobil yang dulu pernah dibawa Om Vincent ke Jakarta, dan daku yakin inilah tempatnya. πŸ˜†

Ternyata benar, saat memasuki halaman, terlihat motor Ducati milik Om Vincent juga motor P220 milik Durex. Langsung saja daku masuk, dan bertemu dengan beberapa karyawan yang mempersilakan daku memasuki ruang tamu.

Ruang tamu dengan display apparel Contin
Ruang tamu dengan display apparel Contin

Beberapa menit kemudian Om Vincent nongol dengan suara dan senyumnya yang khas. πŸ™‚

Om Vincent tetap keren meski di kantor sendiri (^^,)
Om Vincent tetap keren meski di kantor sendiri (^^,)

Dengan ditemani Durex, daku diajak memasuki kantor beliau. (sorry ya Rex, lupa moto dikau πŸ˜₯ ) Ditemani cangkir kopi hangat kami pun ngobrol tentang segala hal, baik mengenai komunitas maupun tentang perkembangan Contin saat ini. πŸ™‚

Teringat pula saat dulu daku ber-BBM ria dengan beliau, dan seringnya tweet-retweet, tanpa tahu beliau siapa. Yang saat itu daku tau beliau adalah Ketua Prides Chapter BandungΒ (sumpah, jadi malu kalo inget waktu itu)

Back to the story, sebelumnya, pria yang juga Direktur Utama sekaligus owner dan desainer Contin ini menggeluti bidang advertisement.

Kemudian, Om Dir mengawali usaha di bidang apparel ini sejak tahun 2006 (kalau gak salah inget). Seperti halnya seorang pengusaha, Om Vincent pun juga pernah mengalami pasang dan surut dalam usahanya. Namun semangat beliau terhadap usaha yang dibangun tidak padam begitu saja.

Di tengah obrolanpun, beliau tetap berkarya :)
Di tengah obrolanpun, beliau tetap berkarya πŸ™‚

 

Meski diterjang dengan produk-produk plagiat, dan hadirnya pesaing pasar, namun beliau tetap bersikap tenang dan menghadapi itu semua sebagai kompetitor untuk terus berkreasi.Β Dan salah satu tanggapan beliau terhadap para plagiat produk yang didesainnya adalah dengan membuat produk yang elegan dan eksklusif, yaitu Speed Trap dan Kamerad.

Pria yang lahir di Purworejo ini, juga memberikan beberapa petuah dan nasehat dalam menghadapi hidup ini, juga bagaimana kita harus memandang sesuatu bukan hanya dari sudut celanya, namun juga dari sudut yang baik.

Banyak hal yang kami bicarakan saat itu meski hanya beberapa jam saja daku singgah. Dan diakhir percakapan waktu itu, beliau memberikan jaket Zircon milik beliau padaku. πŸ˜₯ Makasih banyak ya Om Vincent… πŸ˜₯

Dan daku berpamitan untuk diculik Durex menuju kostannya yang kemudian disambung kopcol bareng Prides Chapter Bandung. πŸ™‚

So many thanks for that short time to Om Vincent, Deny Duro, Kania Pangastuti, Sidky Irvan atas segalanya. πŸ™‚

*Dan bodohnya daku, lupa untuk foto bareng mereka. πŸ˜₯ *

Advertisements

3 thoughts on “Afternoon Chat With Om Dir

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s