Pencarian Arti Sebuah Rasa

Dear diary…

Selama ini daku memang menyukai film yang beraromakan romans. Dari film seri jaman baheula “Little Missy”, hingga drama seri Korea yang lagi booming. Ada memang yang menarik dan bahkan ada yang mirip-mirip dengan yang daku alami. Dan yang paling kesal adalah saat nonton AADC 2, tahu kenapa?? Lebih baik jangan… 😆

Dari kesemua film maupun drama seri yang pernah daku tongkrongin nonton, hampir semuanya bercerita tentang persoalan remaja hingga dewasa muda. Dan hampir semuanya bercerita tentang perjalanan cinta dari awal hingga akhir, entah itu happy ending atau sad ending.

Terlepas dari tujuan menikmati film sendiri, terkadang daku mencari satu makna yang mungkin bisa menjadi salah satu acuan hidup yang notabene tidak pernah lepas dari yang namanya “perasaan”. Dan memang, terkadang daku temukan kalimat kutipan yang daku rasa bagus untuk di-share ke orang lain.

Entah mengapa, beberapa minggu ini daku ditunjukkan salah satu drama Korea yang cukup unik. Baik dari segi tokoh utama, alur cerita, maupun kandungan makna di dalamnya. Judul drama seri ini adalah “Second To Last Love”. Drama yang baru nongol 10 episode ini cukup menarik hatiku hingga penasaran dan geregetan. Bagaimana tidak, tokoh utama berusia lebih dari 40 tahun dan akan masuk ke tahap “manula”.


Drama ini berkisah tentang seorang “duda” yang bekerja di instansi pemerintah, dan bertemu dengan seorang “single” yang bekerja di industri film. Keduanya sama-sama berusia di atas 40, dan si “duda” sudah memiliki anak yang duduk di bangku SMA. Mereka berdua memiliki masa lalu yang cukup pahit, dan secara tidak sengaja bertemu dan secara tidak sengaja pula menjadi tetangga.

Secara keseluruhan, bisa dibilang ini adalah drama seri ter”bijak” yang pernah daku tonton. Mungkin hal inilah yang membuat drama seri ini masuk dalam kategori “Matur“. Beberapa setting adegan serius, romans, dan komedi mewarnai drama ini. Dan seperti yang daku tulis sebelumnya, mungkin yang “bisa” mengerti akan humor maupun kutipan-kutipan di dalamnya adalah para dewasa. Jadi yang masih remaja lebih baik jangan nonton dulu ya? :p

Setiap episode dijamin membuat geregetan, karena drama ini terbilang drama ter”sulit” untuk ditebak yang pernah daku tonton.

Aaaah sudah tidak sabar lagi untuk nonton episode selanjutnya…

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s